Oleh: Nur’alaina, S.Pd (Guru Kelas V As-Salaam)
Kegiatan belajar mengajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas saja, tetapi dapat dilaksanakan di luar kelas juga. Anak dapat belajar di Perpustakaan, di Kebun, di Pendopo (Saung) maupun di Halaman Sekolah. Guru dapat mengajak murid belajar sambil menikmati lingkungan di sekitarnya.
Lingkungan sekitar dapat dijadikan sebagai sumber belajar, bahkan alam adalah sumber belajar yang kontekstual dan nyata bagi anak.
Dengan adanya kegiatan belajar di luar kelas, dapat juga membuat suasana hati menjadi lebih riang, dengan begitu, pemahaman murid dengan melihat objek secara langsung membuat mereka lebih antusias dalam pembelajaran.

Tantangan pada dunia pendidikan ke depan adalah bagaimana guru mengemas pendidikan dan pembelajaran agar menarik dan mengakui hak-hak anak sehingga terwujud demokratisasi belajar. Guru tidak hanya sebagai satu-satunya sumber belajar.
Salah satu pembelajaran yang menjadi dasar pengetahuan dan pemahaman dalam memfasilitasi belajar anak adalah contextual teaching learning, murid juga bisa diajak untuk memperluas pengetahuannya pada lingkungan sekolah. Contohnya, di sini siswa menemukan dan mengamati organ gerak pada Hewan dan bermain lempar bola kertas sambil bernyanyi “Cicak cicak di dinding” kemudian guru memberikan pertanyaan.



Pembelajaran saat ini sangat seru dan menyenangkan bagi siswa karena siswa diberi kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar. Siswa yang biasanya hanya diam dan duduk manis di kelas, mendapat kesempatan untuk menikmati pembelajaran di luar kelas. Hampir semua siswa terlihat enjoy menikmati pembelajaran.


#Siswa Kelas V As Salaam
#Sekolah Alam Singkawang
#SDN 94 Singkawang
![]()





